.

.
Headlines News :
Home » » Sumber Daya Alam - Perkebunan

Sumber Daya Alam - Perkebunan

Written By Team Solid on Jumat, 25 Oktober 2013 | 16.55


Perkebunan mempunyai kedudukan yang penting didalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Siak. Sektor perkebunan ini telah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat terutama dengan dibangunanya perkebunan pola PIR. Dengan pola ini masyarakat diikutsertakan sebagai pemilik sekaligus pengelola lahan sawit, dengan demikian masyarakat memperoleh hasil yang lebih baik dari perkebunan yang ada dibandingkan dengan jika masyarakat hanya bertindak sebagai tenaga kerja di perkebunan khususnya pada perkebunan kelapa sawit.

Disamping kelapa sawit, juga terdapat komoditi perkebunan lainnya seperti karet, kelapa dan kopi. Ketiga komoditi tersebut memang memiliki kontribusi dalam perekonomian Kabupaten Siak walaupun lebih kecil, namun merupakan perkebunan alternatif yang bagi masyarakat, jika dikelola dengan baik tentunya akan memberikan kontribusi yang lebih baik. Luas areal, produksi dan produktivitas kelapa sawit dan komoditas lainnya di Kabupaten Siak tahun 2010 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel Tanaman Perkebunan 2010 Kabupaten Siak

Jenis Tanaman Luas Areal Produktivitas
(Ton/Ha)
Produksi
(Ton)
TBM TM TTR Jumlah
Kelapa 403,54 1.095,77 147,10 1.606,41 1,55 1.696,21
Karet 2.908,65 9.924,20 781,60 13.614,45 1,02 10.153,55
Kopi 11,05 77,60 42,00 130,65 0,90 69,81
Sagu 2.170,55 1.286,95 - 3.457,50 0,80 1.025.202,50
Kakao 21,50 22,75 7,00 51,25 3,00 68,25
Pinang 81,05 119,87 0,40 201,32 0,41 49,68
Sawit 50.048,71 182.660,30 149,10 232.858,11 19,50     3.537.220,00

Berdasarkan table tersebut di atas menunjukkan bahwa distribusi keluasan perkebunan yang terdapat di daerah ini di dominasi oleh perkebunan kelapa sawit dan karet. Dimana keluasan tanaman kelapa sawit hingga tahun 2010 mencapai 232.858,11  hektar dan karet seluas 13.614,45 hektar. Peningkatan keluasan perkebunan kelapa sawit dan karet ini dipicu oleh harga pasar international komoditas tersebut yang semakin tinggi akibat permintaan industri yang banyak.

Tabel Luas Areal, Produktivitas dan Produksi Kelapa Sawit Tahun 2010

No. Kecamatan Luas Areal

Produktivitas
 
Produksi(Ton)
TBM TM TTR Jumlah
1. Siak 1.793 605 0,00 2.398 12,00 7.260
2.    Mempura 18 2.500 0,00 2.518 14,00 35.000
3.      Bunga Raya  1.223  2.680  0,00  3.903  18,00  48.240
4.    Sungai Apit 715,25 1.769 0,10 2.484,35 17,00 30.073
5.    Sabak Auh 150 400 0,00 550 14,00 5.600
6.    Dayun 4.685 19.878 0,00 24.563 22,00 437.136
7.    Tualang 4.517 18.135,70 30 22.682,70 22,00 398.985,40
8. Sei Mandau 3.169,46 2.338,80 0,00 5.508,26 16,00 37.420,80
9.    Kerinci Kanan 8.900 41.154 0,00 50.054 22,00 905.388
10.    Kandis 15.558 29.292 29 44.879 25,00 732.300
11.    Minas 7.080 38.524 90,00 45.694 25,00 963.100
12. Koto Gasib 1.686 12.141 0,00 13.827 26,00 315.666
13.    Lubuk Dalam 187 9.862,80 0,00 10.049,80 23,00 226.844,40
14.    Pusako 367 3.380 0,00 3.747 17,00 57.460
Jumlah dan rata-rata 50.048,71 182.660,30 149,10 232.858,11 19,50 3,537.22
TBM:Tanaman Belum Menghasilkan; TM: Tanaman Menghasilkan; TTR: Tanaman Tua Rusak
Sumber :  Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Siak

Tabel Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2007- 2010 Kabupaten Siak

No. Tahun Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit
Luas Lahan (ha) Produksi (ton) Produktivitas (ton/ha)
1 2007 135.238,12 2,134,867.32 18,86
2 2008 159.471,00 2,961,368.00 19,85
3 2009 186.819,09 3,380,303.99 19,50
4 2010 232.858,11 3,537,220.00 19,50
Rata – rata 19,43
Sumber :  Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Siak

Berdasarkan data tersebut di atas menunjukkan bahwa produktivitas perkebunan kelapa sawit yang di daerah ini relatif lebih tinggi. Kondisi ini merupakan indikasi yang adanya manajemen perkebunan kelapa sawit yang lebih baik dan umur tanaman yang sudah tua serta keluasan perkebunan kelapa sawit yang didominasi oleh perusahaan perkebunan baik perkebunan negara maupun swasta.

Namun demikian upaya peningkatan produktivitas terus harus dilakukan dengan menyusun database perkebunan sesuai dengan umur tanaman dan daya dukung lahan dalam rangka memudahkan dalam perencanaan peningkatan produktivitas melalui  pemberian nutrisi tanaman sesuai dengan kebutuhan umur tanaman, jenis tanah dan penanaman kembali bagi tanaman tua dengan menggunakan bibit bersertifikat.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2013. BERITA SIAK - All Rights Reserved