Tampilkan postingan dengan label PERKEBUNAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERKEBUNAN. Tampilkan semua postingan
Koramil 10 Sei Apit Bantu Bibit Pohon Kemiri
22.44
SUNGAI APIT -Danramil 10 Sungai Apit Kapten Inf. Sumarno kemarin
menyerahkan ratusan batang bibit pohon kemiri kepada Badaruddin Kepala
Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit. Pada acara penyerahan bibit
pohon kemiri yang dilaksanakan di Kantor Desa Tanjung Kuras tersebut,
sejumlah Perangkat Desa Tanjung Kuras, Siswa SMPN 4 Tanjung Kuras dan
Tokoh Masyarakat Desa Tanjung Kuras hadir dalam acara tersebut.
Sekapur sirih yang disampaikan oleh Danramil 10 Sungai Apit, Kapten
Inf.Sumarno menyebutkan, bahwa bibit pohon kemiri tersebut berasal
Koramil 10 Sungai Apit yang ditanam dan dipelihara oleh anggotanya.
"Dengan menanam pohon, sangat besar sekali manfaatnya bagi kelestarian
lingkungan hidup, sebab semakin banyak pohon yang kita tanam, maka akan
dapat mengurangi pemanasan global.Selain itu lingkungan kita juga, akan
tampak menjadi indah, asri, sejuk dan hijau," ujar Sumarno.
Oleh sebab itu, kepada masyarakat terutama anak- anak sekolah, pihaknya
sangat mengharapkan agar pohon yang telah ditanam tersebut, supaya bisa
dirawat, dipelihara dan dijaga dengan baik. "Kami sangat mengharapkan
kepada masyarakat terutama anak-anak sekolah, agar pohon yang telah
ditanam tersebut, supaya bisa dirawat dan jangan dirusak. Mari kita
menjaga agar lingkungan kita tetap bersih,asri dan tampak hijau," ajak
Sumarno menghimbau.
Ditempat terpisah, Kepala Desa Tanjung Kuras, Badaruddin menyebutkan
bahwa pohon kemiri yang diserahkan oleh Koramil 10 ini, selanjutnya akan
diserahkan kepada masing masing RT di desa. "Jadi Bibit pohon kemiri
yang diserahkan oleh Koramil 10 Sungai Apit ini, nantinya akan saya
serahkan kepada masing masing RT di Desa Tanjung Kuras dan akan
dibagikan kepada masyarakat untuk ditanam dipekarangan rumahnya masing
masing," sebut Kades memberi tahu.(f)
sumber : http://siaksatu.com
Label:
PERKEBUNAN
Sumber Daya Alam - Perkebunan
16.55
Perkebunan
mempunyai kedudukan yang penting didalam pengembangan sektor pertanian
di Kabupaten Siak. Sektor perkebunan ini telah memberikan dampak positif
bagi kesejahteraan masyarakat terutama dengan dibangunanya perkebunan
pola PIR. Dengan pola ini masyarakat diikutsertakan sebagai pemilik
sekaligus pengelola lahan sawit, dengan demikian masyarakat memperoleh
hasil yang lebih baik dari perkebunan yang ada dibandingkan dengan jika
masyarakat hanya bertindak sebagai tenaga kerja di perkebunan khususnya
pada perkebunan kelapa sawit.
Disamping kelapa sawit, juga terdapat komoditi perkebunan lainnya seperti karet, kelapa dan kopi. Ketiga komoditi tersebut memang memiliki kontribusi dalam perekonomian Kabupaten Siak walaupun lebih kecil, namun merupakan perkebunan alternatif yang bagi masyarakat, jika dikelola dengan baik tentunya akan memberikan kontribusi yang lebih baik. Luas areal, produksi dan produktivitas kelapa sawit dan komoditas lainnya di Kabupaten Siak tahun 2010 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Disamping kelapa sawit, juga terdapat komoditi perkebunan lainnya seperti karet, kelapa dan kopi. Ketiga komoditi tersebut memang memiliki kontribusi dalam perekonomian Kabupaten Siak walaupun lebih kecil, namun merupakan perkebunan alternatif yang bagi masyarakat, jika dikelola dengan baik tentunya akan memberikan kontribusi yang lebih baik. Luas areal, produksi dan produktivitas kelapa sawit dan komoditas lainnya di Kabupaten Siak tahun 2010 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Tanaman Perkebunan 2010 Kabupaten Siak
| Jenis Tanaman | Luas Areal | Produktivitas (Ton/Ha) |
Produksi (Ton) |
|||
| TBM | TM | TTR | Jumlah | |||
| Kelapa | 403,54 | 1.095,77 | 147,10 | 1.606,41 | 1,55 | 1.696,21 |
| Karet | 2.908,65 | 9.924,20 | 781,60 | 13.614,45 | 1,02 | 10.153,55 |
| Kopi | 11,05 | 77,60 | 42,00 | 130,65 | 0,90 | 69,81 |
| Sagu | 2.170,55 | 1.286,95 | - | 3.457,50 | 0,80 | 1.025.202,50 |
| Kakao | 21,50 | 22,75 | 7,00 | 51,25 | 3,00 | 68,25 |
| Pinang | 81,05 | 119,87 | 0,40 | 201,32 | 0,41 | 49,68 |
| Sawit | 50.048,71 | 182.660,30 | 149,10 | 232.858,11 | 19,50 | 3.537.220,00 |
Berdasarkan table tersebut di atas menunjukkan bahwa distribusi keluasan perkebunan yang terdapat di daerah ini di dominasi oleh perkebunan kelapa sawit dan karet. Dimana keluasan tanaman kelapa sawit hingga tahun 2010 mencapai 232.858,11 hektar dan karet seluas 13.614,45 hektar. Peningkatan keluasan perkebunan kelapa sawit dan karet ini dipicu oleh harga pasar international komoditas tersebut yang semakin tinggi akibat permintaan industri yang banyak.
Tabel Luas Areal, Produktivitas dan Produksi Kelapa Sawit Tahun 2010
| No. | Kecamatan | Luas Areal |
Produktivitas |
Produksi(Ton) | |||
| TBM | TM | TTR | Jumlah | ||||
| 1. | Siak | 1.793 | 605 | 0,00 | 2.398 | 12,00 | 7.260 |
| 2. | Mempura | 18 | 2.500 | 0,00 | 2.518 | 14,00 | 35.000 |
| 3. | Bunga Raya | 1.223 | 2.680 | 0,00 | 3.903 | 18,00 | 48.240 |
| 4. | Sungai Apit | 715,25 | 1.769 | 0,10 | 2.484,35 | 17,00 | 30.073 |
| 5. | Sabak Auh | 150 | 400 | 0,00 | 550 | 14,00 | 5.600 |
| 6. | Dayun | 4.685 | 19.878 | 0,00 | 24.563 | 22,00 | 437.136 |
| 7. | Tualang | 4.517 | 18.135,70 | 30 | 22.682,70 | 22,00 | 398.985,40 |
| 8. | Sei Mandau | 3.169,46 | 2.338,80 | 0,00 | 5.508,26 | 16,00 | 37.420,80 |
| 9. | Kerinci Kanan | 8.900 | 41.154 | 0,00 | 50.054 | 22,00 | 905.388 |
| 10. | Kandis | 15.558 | 29.292 | 29 | 44.879 | 25,00 | 732.300 |
| 11. | Minas | 7.080 | 38.524 | 90,00 | 45.694 | 25,00 | 963.100 |
| 12. | Koto Gasib | 1.686 | 12.141 | 0,00 | 13.827 | 26,00 | 315.666 |
| 13. | Lubuk Dalam | 187 | 9.862,80 | 0,00 | 10.049,80 | 23,00 | 226.844,40 |
| 14. | Pusako | 367 | 3.380 | 0,00 | 3.747 | 17,00 | 57.460 |
| Jumlah dan rata-rata | 50.048,71 | 182.660,30 | 149,10 | 232.858,11 | 19,50 | 3,537.22 | |
TBM:Tanaman Belum Menghasilkan; TM: Tanaman Menghasilkan; TTR: Tanaman Tua Rusak
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Siak
Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Siak
Tabel Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2007- 2010 Kabupaten Siak
| No. | Tahun | Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit | ||
| Luas Lahan (ha) | Produksi (ton) | Produktivitas (ton/ha) | ||
| 1 | 2007 | 135.238,12 | 2,134,867.32 | 18,86 |
| 2 | 2008 | 159.471,00 | 2,961,368.00 | 19,85 |
| 3 | 2009 | 186.819,09 | 3,380,303.99 | 19,50 |
| 4 | 2010 | 232.858,11 | 3,537,220.00 | 19,50 |
| Rata – rata | 19,43 | |||
Berdasarkan data tersebut di atas menunjukkan bahwa produktivitas perkebunan kelapa sawit yang di daerah ini relatif lebih tinggi. Kondisi ini merupakan indikasi yang adanya manajemen perkebunan kelapa sawit yang lebih baik dan umur tanaman yang sudah tua serta keluasan perkebunan kelapa sawit yang didominasi oleh perusahaan perkebunan baik perkebunan negara maupun swasta.
Namun demikian upaya peningkatan produktivitas terus harus dilakukan dengan menyusun database perkebunan sesuai dengan umur tanaman dan daya dukung lahan dalam rangka memudahkan dalam perencanaan peningkatan produktivitas melalui pemberian nutrisi tanaman sesuai dengan kebutuhan umur tanaman, jenis tanah dan penanaman kembali bagi tanaman tua dengan menggunakan bibit bersertifikat.
Label:
PERKEBUNAN


